Mandailing Natal, Kamis 20 November 2025 Kejaksaan Negeri Mandailing Natal melaksanakan Program Jaksa Cilik dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia, mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan yang menjadi inovasi Bidang Intelijen ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Intelijen, Jupri Wandy Banjarnahor, S.H., M.H., dan melibatkan 12 siswa-siswi dari SMAN 2 Plus Panyabungan serta SMAN 3 Panyabungan. Seluruh peserta mendapat kesempatan merasakan pengalaman sehari menjadi jaksa di berbagai bidang yang ada di Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, mulai dari Intelijen, Tindak Pidana Umum, Tindak Pidana Khusus, Perdata dan Tata Usaha Negara, Pembinaan, hingga Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti.
Kegiatan diawali dengan pengenalan lingkungan kantor, di mana para Jaksa Cilik berkeliling ruangan dan menyapa para pegawai sembari memperkenalkan diri. Selanjutnya, mereka menerima penyuluhan melalui Penerangan Hukum yang menjelaskan tugas dan fungsi masing-masing bidang. Tidak hanya mendengarkan, para peserta juga ditempatkan langsung di berbagai bidang untuk berinteraksi dan menjalankan peran layaknya seorang jaksa. Setiap kelompok kemudian membuat video dokumenter mengenai bidang yang mereka tempati, sekaligus mendapat pengenalan lebih dalam mengenai berkas perkara dan barang bukti. Pada sesi akhir, peserta berprestasi dari SMAN 3 Panyabungan turut tampil dalam Podcast MARKOBAR ADHYAKSA untuk membagikan pengalaman dan kesan selama mengikuti kejuaraan yang mereka menangkan.

Peringatan Hari Anak Sedunia tahun ini mengusung tema global UNICEF “My Day, My Rights” (Hariku, Hakku) dan “For every child, every right” (Untuk setiap anak, setiap hak). Melalui program ini, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal turut mengambil bagian dalam mendorong pemenuhan hak-hak anak serta memberikan ruang bagi mereka untuk mengenal hukum lebih dekat. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar anak memahami bahwa Kejaksaan bukan hanya lembaga penegak hukum, tetapi juga pelindung hak-hak anak, termasuk dalam proses peradilan, perlindungan saksi dan korban, hingga edukasi melalui program Jaksa Masuk Sekolah. Program Jaksa Cilik ini menjadi simbol edukatif yang membantu menumbuhkan persepsi positif terhadap aparat penegak hukum, mengurangi rasa takut anak terhadap proses hukum, dan mungkin menginspirasi mereka bercita-cita sebagai jaksa di masa depan.

Kepala Seksi Intelijen, Jupri Wandy Banjarnahor, S.H., M.H., menyampaikan pesan inspiratif sekaligus penutup kegiatan:
“Melalui Program Jaksa Cilik ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak-anak. Harapan kami, mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, serta mampu memahami dan menjaga hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara.”
Kejaksaan Negeri Mandailing Natal berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan edukatif seperti Program Jaksa Cilik sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang melek hukum, berkarakter positif, dan siap menjadi pelopor kebaikan di lingkungan masing-masing.
